Cari
Lowongan Berita     Posted 14-11-2015

Keputusan Pengangkatan Bidan PTT: Menpan-RB Yuddy Chrisnandi mengatakan 16.000 Bidan PTT Jadi CPNS Tahun Depan

JAKARTA – Pemerintah akan mengangkat 16.000 bidan pegawai tidak tetap (PTT) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun depan. Rencana ini dikemukakan setelah ribuan bidan berunjuk rasa menuntut segera diangkat menjadi CPNS beberapa waktu lalu. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, pemerintah secara prinsip bisa menerima aspirasi untuk mempertimbangkan pengangkatan ke- 16.000 bidan PTT tersebut. Menurut dia, pertimbangan untuk merekrut semua bidan PTT menjadi CPNS karena sudah memenuhi tiga hal, yakni pertama, para bidan memiliki surat keputusan dari menteri kesehatan. 

”Kedua, keberadaannya teridentifikasi dan memiliki rekomendasi dari masing-masing kepala daerah. Ketiga, perjuangan para bidan yang bekerja 24 jam sehari, tidak memikirkan gaji yang kecil, dan menjadi ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah mengenai Kartu Indonesia Sehat,” katanya di Jakarta kemarin. 

Para bidan diminta untuk tidak perlu mengkhawatirkan bagaimana mekanisme pengangkatannya, sebab pemerintah berkomitmen untuk merekrut ke-16.000 bidan PTT. Dalam waktu dekat, Kemenpan- RB akan bertemu dengan menteri kesehatan dan menteri hukum dan hak asasi manusia untuk membicarakan landasan hukum perekrutan bidan PTT, walaupun sebenarnya landasan hukum bidan PTT sudah cukup. 

Bidan PTT diangkat berdasarkan SK Menkes yang sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23/1994 yang diperbarui dengan Keppres Nomor 77/2000. ”Prosesnya akan kami laksanakan secepatnya karena tidak terlalu sulit. Di samping jumlahnya tidak sefantastis dengan jumlah eks honorer K2, identifikasi keberadaannya sudah lebih terverifikasi sehingga prosesnya relatif lebih cepat,” tukas Yuddy.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Bidan PTT Lilik Dian Ekasari mengucapkan rasa terima kasih terhadap keputusan pemerintah tersebut. Menurut dia, persyaratan untuk dipekerjakan di mana pun jika sudah menjadi PNS bukan jadi masalah. ”Terima kasih karena sudah ada keputusan atau solusi akan segera menyelesaikan permasalahan kami. 

Semoga memang benar-benar di awal tahun segera ada rekrutmen CPNS terhadap bidan desa PTT, khususnya terhadap16.000 bidan ini,” katanya. Di tempat terpisah, anggota Komisi II DPR Bambang Riyanto mengatakan bahwa langkah yang ditempuh Kemenpan-RB tepat. Apalagi, bidan merupakan tenaga medis yang sangat pentingdidaerah.” Mereka sangat dibutuhkan, apalagi di desa-desa. Sekarang banyak yang menggunakan bidan. 

Dulu kan menggunakan dukun,” paparnya. Kebijakan pemerintah berkaitan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pun membutuhkan banyak tenaga medis. Dengan diangkatnya bidan PTT menjadi CPNS, tentu akan semakin memperbaiki kualitas kesehatan. 

Menurut dia, Indonesia yang merupakan negara berkembang memiliki fondasi ekonomi yang relatif masih menengah ke bawah sehingga rentan di bidang kesehatan. Nah, profesi bidan ini sangat penting karena menjadi ujung tombak. Jumlah 16.000 bidan PTT masih rasional untuk diangkat dan pengangkatannya tidak akan membebani keuangan negara. ”Misalnya kalau satu bidan digaji Rp5 juta, kan sebulan hanya Rp80 miliar. Setahun hampir Rp1 triliun. Tidak banyaklah,” pungkasnya.

Sumber sindo

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah